aku terfikir tentang apa yang sedang aku jalani saat ini, bekerja, organisasi, mengajar....tiga pekerjaan yang masing-masing aku lakukan dengan tujuan yang berbeda.
aku bekerja dengan tujuan untuk dapat memenuhi kebutuhan kehidupan ku atau, sebut saja demi gaji...ya demi gaji. aku bekerja pada bidang yang aku sukai......menulis, menyusun sebuah buku, tapi entahlah sepertinya akhir2ini aku mulai merasa jenuh dengan apa yang aku lakukan. berhari-hari aku tak punya ide untuk memulai menyusun kalimat, aku buntu akan materi dari outline yang aku ciptakan sendiri, aku mulai khawatir dengan deadline, dan aku mulai TIDAK NYAMAN.
aku menyukai apa yang ada dalam pekerjaanku saat ini namun, aku hanya tak menyukai sistem kerja yang teratur, sistem kerja yang mengharuskanku duduk dalam ruangan sendirian, menatap layar komputer dari jam 8 sampai jam 5 sore, dan puncaknya adalah tentang apa yang aku kerjakan.
aku bekerja sebagai seorang asisten pribadi direktur utama sebuah rumah sakit besar di kota pelajar. asisten pribadi untuk membantu beliau menyusun sebuah buku tentang dunia keperawatan. dunia yang aku tak pernah tertarik. dunia yang aku tak pernah tau sama sekali.
awalnya, aku berpikir ini adalah sebuah tantangan namun akhir-akhir ini aku sadar bahwa sepertinya aku bukan pemenang dalam tantangan ini. aku mulai resah karena banyaknya aturan dalam penulisan buku teori, aku tak bisa menggunakan bahasa yang aku suka sebagai mana layaknya tulisanku-tuklisanku yang lain, aku tak boleh menggunakan bahasa kiasan dan segala harus teratur....SEMPURNA.
dalam dunia ku yang lain. aku masih saja dengan kegiatan lama ku, berorganisasi, berkumpul dengan orang-orang yang se visi, melakukan hal-hal yang tak berbayar materi dan aku selalu "bahagia" melakukannya. saat aku lelah dengan pekerjaanku, maka bersama teman-teman organisasiku aku merasa lelah itu terbuang. aku bahagia seutuhnya, bahagia jiwa. dan keadaan ini semakin membuatku bertanya "apa yang ku cari?"...
uang memang bagian dari kebutuhan hidup tapi, apa arti punya uang jika tak punya kenyamanan?? aku sadar, bahwa hidup itu harus realistis. realistis bahwa uang adalah bagian dari kebutuhan dan tanpa uang aku tak bisa melakukan banyak hal yang aku suka. ahh...dalam keadaan begini aku kembali pada pengandaianku akan kehidupan dalam mimpiku. bekerja sambil bermain, atau bermain sambil bekerja. segalanya menyenangkan, menjadikan hobi dan kesenangan sebagai sumber penghasilan, plus plus kan??. tetap bahagia dan tetap bisa sejahtera.
namun barangkali untuk saat ini kehidupan yang begitu hanya bisa aku impikan belum bisa aku wujudkan. karena tak cukup mudah mewujudkannya, namun bukan berarti tak berusaha. aku selalu berusaha merealisasikan apa yang ada dalam impianku, sedikit demi sedikit. menekuni hobi,serius dalam permainanku, dan konsisten. aku yakin suatu saat aku pasti bisa mewujudkan mimpi itu menjadi kenyataan, karena batu saja bisa kalah oleh tetesan air yang lembut tapi terus menerus. jadi, pastilah impian yang aku usahakan keseriusannya secara terus menerus ini akan jadi pemenang, mengalahkan kenyataan yang perlahan aku tinggalkan...PASTI
JIH, 01 Mei 2013
